NAIF

“Tidak semua hal bisa disederhanakan dengan kata maaf, Aria.”

 Aku mendengus. “Apa pedulimu?”

 Dia tertawa. Mengejek. “Memangnya apa yang sedang kau lakukan sekarang? Memandangi semua barang-barang yang masih kau biarkan tergeletak di tempatnya sambil mengingat-ingat apa yang sudah kalian lewati?”

 “Oh, sudahlah. Jangan pedulikan aku.”

 “Kau terlalu naif. Mengapa tidak kau singkirkan saja semuanya?”

 “Ini terlalu menyakitkan. Harusnya kau tau itu. Aku hanya tidak bisa menerima bahwa dia tidak memilihku.”

 “Sakit kau bilang? Cih!” dia tertawa. “Kau yang memilih rasa sakit itu. Kau sudah tau sejak awal lalu memilih untuk pura-pura tidak tau. Dan sekarang kau bilang sakit?”

 Sial! Lagi-lagi dia mengejekku. Dan yang lebih menyebalkan ialah kenyataan bahwa semua yang dikatakannya adalah benar!

 “Kenapa diam?”

 “Aku hanya sedang berpikir.”

 “Sambil memandangi boneka itu?”

 Aku tertegun. Entah sejak kapan boneka ini ada di tanganku. Rindu sepertinya sedang mengikis rasa sakit yang menghunjam sejak lama. Lalu aku mendengar dia terkekeh.

 “Tidak bisakah kau membiarkan aku dulu? Dan berhentilah tertawa seperti itu. Sungguh menjengkelkan!”

TING!

Sebuah pesan singkat masuk ke ponselku. Dari kamu.

 “Jangan bodoh,” katanya. “Kau sudah memberinya waktu terlalu lama.”

 “Tidak semua hal bisa disederhanakan dengan kata maaf.” Ulangnya.

 “Oh, ya ampun. Diamlah! Jangan berisik. Ini masih pagi. Atau keluar dari kepalaku dan cari tempat baru!”

Pangkalpinang, 8 April 2016

One thought on “NAIF

  1. Kata sakit hanya selogan resmi, untuk menutupi penyesalan yang memang telah dikehendaki sebelumnya. Iya itu benar adanya. Dan semua sudah diperkirakan sebelumnya, hanya saja selama ini waktu belum berpihak pada kenyataan saat ini. Sip, chek selalu hati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s