Menuju Kepulanganmu

Untuk pemilik rindu di kepalaku

Hari ini, aku akan menutup lembaran suratku di #30HariMenulisSuratCinta. Sembari mengenang apa saja yang telah kita tuang dalam catatan yang kelak akan kita kenang, aku memandang pohon-pohon rindu yang telah berbuah di halaman. Tak lama lagi, saat kepulangan membawamu kembali, kita akan memetik dan menikmatinya bersama.

Apapun itu, Iwanuwuwu, entah senja entah fajar, entah mimpi atau nyata, yang kupinta sederhana saja. Namamu, tertulis di garis jodohku. Jalan yang akan kulalui hingga Tuhan memutus usia. Aku percaya, waktu yang kau pintal dan jarak yang ku semai adalah cara takdir mempertemukan perpisahan. Karena sesungguhnya tak ada kepulangan tanpa kepergian, tak ada pertemuan tanpa perpisahan.

Sebuah dermaga telah kulapangkan. Kembalilah. Kembangkan layar menuju kepulangan, bersama dengan apa saja yang telah kau damaikan. Kini, mengingat kita tak akan lagi terasa nyeri.

Aku, dan seluruh anak-anak rindu, menunggu.

Waktu yang selalu menunggumu,
Ayuuwuwu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s