Bintang yang Paling Terang

Dear Iwanuwuwu,
pemilik rindu di kepalaku

Semalam aku memandangi langit dari jendela kamar. Bintang berpendar di sana sini. Cerah sekali. Lalu aku teringat padamu.

Kubayangkan, kita ada di antara bintang yang bertebaran. Kupilih bintang dengan pendar paling terang dan berdekatan. Mungkin saja ada di satu rasi bintang yang sama. Tapi entahlah, aku sama sekali tak mengerti astrologi.

Ada yang bilang, setiap kita memiliki bintangnya sendiri. Bintang paling indah dan paling bersinar. Saking bersinarnya, kadang kita silau dan sekejab buta. Satu atau dua detik. Atau menjelma dewa dewi Yunani yang konon rupawan. Dan kau adalah bintangku yang paling terang.

Iwanuwuwu, bintang terangku, tak perlu terburu menyelesaikan percakapan dengan jarak. Bayangan yang menemanimu, seperti bayangan yang menemaniku. Perihal cinta yang dijatuhkan, ia telah menempatkan diri. Kau di hatiku, dan aku di hatimu. Ini bukan masalah ragu, tapi kadang ada kabut yang menutupi pandangan. Tapi tenanglah, tujuan perjalanan hatiku adalah kamu, semoga tak tersesat dan selamat sampai nanti bertemu dalam SAKIT yang kau bisikkan di telingaku.

Jadi rangkul jarak dengan akrab. Kelak, dia akan ikut tergelak dalam takdir yang mempersatukan kita. Semoga.

Aku merindukanmu,
Dari waktu yang kau pinta kedatangannya

Untuk diikutsertakan dalam project 30HariMenulisSuratCinta dari @PosCinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s