Bahagiamu, Bahagiaku, Bahagia Kita

Dear Iwanuwuwu,
Pemilik rindu di kepalaku

Maaf, karena terlambat membalas suratmu. Bukan enggan yang menghambat langkahku, bukan pula karena tak rindu. Ada banyak aksara berloncatan di kepalaku, dan aku bingung bagaimana menumpahkannya agar terangkai kata yang membuat binar di matamu semakin bercahaya. Apa kau tahu? Tatapan tajam atasan di kantorku turut mengawasi huruf-huruf itu agar tetap diam dan tak berisik!🙂

Hari ini aku sungguh bahagia. Bukan karena hari ini bertanggal 14 yang katanya perayaan hari kasih sayang seluruh dunia – karena kita merayakannya setiap hari. Akan tetapi karena melihat potret mimpi mimpi-mimpi kita yang kau selipkan dalam suratmu. Berulang kali aku memandang potret itu, dan aku semakin bahagia.

Aku ingin sekali segera berlari melintasi jarak dan memelukmu. Melepaskan ribuan rindu dan berbagi cumbu. Menghamburkan banyak bahagia di dadamu.

Teruslah memupuk mimpi itu, Iwanuwuwu. Akan kukirimkan doa paling tulus agar mimpi dapat segera berbuah nyata. Bahagiamu, bahagiaku, bahagia kita.

Salam rindu dariku,
Waktu yang kau pinta kedatangannya

Balasan Mimpi Mimpi-Mimpi Kita dari Iwan Sugianto

Untuk diikutsertakan dalam project 30HariMenulisSuratCinta dari @PosCinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s