Hai, Nyet! Apa kabar?

Dear Onyet,

Hai, Nyet. Apa kabar? Sudah lama ya kita tidak bersua. Hanya bertukar kabar melalui pesan-pesan pendek, sesekali. Catat! SE SE KA LI. Ah, sudahlah..

Oiya, beberapa waktu lalu aku teringat kotamu. Tetangga kotamu, sebenarnya. Karena masih beberapa jam lagi untuk bisa sampai ke kotamu. Ah, terlalu banyak kata “kotamu” di surat ini. Tapi abaikan saja. Tak usah dihitung. Toh tak akan dapat piring cantik seperti beli sabun cuci, layaknya iklan-iklan di televisi. Wah, ini rima, Nyet!

Sebenarnya, di surat ini aku mau jujur.

Enggg…
Jadi gini…

Aku membohongimu ketika kukatakan bahwa aku membatalkan rencanaku mengunjungi tetangga kotamu itu – tempat kita selalu menghabiskan waktu berdua di masa lalu. Aku sama sekali tak pernah membatalkannya. Jangan mengerutkan kening dulu, aku belum selesai. Hey! Jangan tersenyum!

Baiklah, aku lanjutkan.

Jadi, tadinya aku sama sekali tak keberatan ketika kau meminta untuk bertemu lagi. Hanya beberapa jam bagimu untuk sampai ke kota kenangan itu. Lagipula, kurasa urusan hatiku dan hatimu telah selesai sejak bertahun-tahun yang lalu. Tapi, pacarku yang cemburuan amat sangat keberatan dengan rencana pertemuan itu. Oh, baiklah. Jangan tertawa. Aku tidak sejelek itu hingga kau tak percaya kalau sekarang aku punya pacar.

Alasannya sangat sederhana. Dia, pacarku, tidak mau kalau nanti setelah bertemu ternyata masih ada kenangan yang tercecer dan kita memungutnya lagi, merangkai dan menjalinnya bagai temali. Walaupun sebenarnya aku yakin kalau itu tidak akan terjadi. Eh, tapi bisa jadi kejadian juga sih… Ah, aku labil! (Car, aku jangan digetok ya…)

Jadi, apa kau mengerti maksud dari suratku ini? Tidak? Sama. Aku juga tidak. Hufftttt…

Satu lagi. Sebenarnya aku bingung bagaimana mengakhiri surat ini. Apa kau tahu caranya? Tidak? Iya? Jangan diam begitu, aku jadi tambah bingung! Ah, sudahlah. Sampaikan saja salamku untuk istri yang tak mau kau kenalkan padaku itu. Bhay!

Dari…
Ah, sudahlah. Toh kau juga sudah tahu aku siapa, kan?
Jangan bilang tidak!πŸ˜€

Untuk diikutsertakan dalam project 30HariMenulisSuratCinta dari @PosCinta

2 thoughts on “Hai, Nyet! Apa kabar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s