Hari Ketika Tak Ada Kamu

Dear rindu,

Aku pernah membayangkan, pada suatu hari aku mengelilingi sebuah taman bunga yang penuh dengan kupu-kupu. Aromanya menguar bersama kepak sayap yang berwarna-warni. Lalu tiba-tiba langit menggerutu, berkeluh kesah, menghitam lalu berteriak marah. Air matanya tumpah dan membanjiri semua yang ada di bawah; taman bunga, kupu-kupu, aku.

Di lain waktu, aku merasa berada di sebuah padang ilalang. Dengan seorang gembala yang memainkan serulingnya dengan gembira bersama puluhan domba. Aku turut menari dan bernyanyi, mendendangkan lagu kesukaan. Hingga gerombolan serigala lapar berlari dengan liar, mencengkeram dan menerkam, mengoyak dan memburu siapa saja; penggembala, domba, aku.

Ada kalanya aku seperti sedang berlekapan. Bercanda dan bercumbu seperti saat kita bertemu. Bercerita tentang apa saja tanpa jeda. Lalu kau berkelebat merupa bayangan di tengah pemakaman. Dingin menerpa dan kau menghilang.

Itu adalah hari ketika tak ada kamu di sampingku. Hari ketika aku dan kamu tak lagi bisa bertemu. Hari ketika kau yang tak sengaja menjadi milikku direnggut kembali dari hidupku. Hari ketika hanya ada aku, tanpa kamu.

Dariku,
yang akan selalu merindukanmu

Untuk diikutsertakan dalam project 30HariMenulisSuratCinta dari @PosCinta

2 thoughts on “Hari Ketika Tak Ada Kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s