Di Kepala Sepasang Orang Dewasa

Pada akhirnya percakapan hanyalah sebuah basa-basi di meja makan.
Aksara terlontar begitu saja.
Mata tak saling menyapa.
Sekadar mengeluarkan bunyi agar tak terlalu sunyi.

Seperti biasa, aku hanya seorang bocah di kepala sepasang orang dewasa yang sempurna.
Atau terlihat sempurna.
Atau berpura-pura sempurna.

Kadang ego pecah.
Amarah berpesta pora dengan gembira.
Cake beraneka rasa disandingkan dengan ratusan denting gelas wine di bibir para pemuja kesibukan.
Mata berkaca-kaca di tengah jamuan istimewa; bumbu penyedap rasa agar lebih berselera.

Dan seperti biasa, aku hanya seorang bocah yang tak tahu apa-apa.
Atau terlihat tak tahu apa-apa.
Atau berpura-pura tak tahu apa-apa;
–di kepala sepasang orang dewasa yang terlihat dan pura-pura: sempurna.

Jakarta, 8 Desember 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s