Salam Untuk Masa Lalu

Aku mengucap salam pada masa lalu
Ketika kubuka pintu lebar-lebar dan kau masih bertengger di jendela kamar

Aku mengucap salam pada masa lalu
Ketika aku membersihkan rumah kecilku dan kau masih berserakan di halaman

Aku mengucap salam pada masa lalu
Ketika hujan datang dan kau bersenandung riang diantara tetesnya yang menderas

Aku mengucap salam pada masa lalu
Ketika kelopak mata memberat dan kau mulai berlari-lari di ingatan, menelusup pelan dalam mimpi dan membuatku enggan pergi

Tunggu aku
Karena nanti
Degup jantung yang terhenti akan membuatmu menghilang

 

 

Pangkalpinang, 16 Juli 2013

“sejumlah kata yang tercipta diantara bertumpuk-tumpuk laporan kantor dan sejumlah tugas kuliah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s