Semilir Angin Semilir Angin

Semilir angin semilir angin
Mereka masih saja terus bicara
Tentang tabel, angka dan matematika
Menghitung nilai dan jumlah tak terkira

Semilir angin semilir angin
Para pendemo mulai mereda
Tak lagi bergumuruh mencari mangsa
Tenang tenteram di tempatnya
Hingga nanti ia tagih lagi jatahnya

Semilir angin semilir angin
Dua kelopak mulai memuja
Bagai rama dan sinta yang hendak bercinta
Tarik menarik bercumbu mesra
Sungguh dunia milik berdua

Semilir angin semilir angin
Kini semua gelap gulita
Tiada warna warni ceria
Rasa takut membakar raga
Hingga membuatku lekas terjaga

Semilir angin semilir angin
Kini aku hanya seorangan saja
Rapatpun tlah lama berakhir rupanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s