Hai Tampan!

Hai tampan, bagaimana kabarmu hari ini? Ahh… belum apa-apa aku sudah rindu. Padahal kita baru saja bertukar sapa, meski jarak melambai-lambai tertawa.

 
Tampan, aku sering membayangkan kau ada di dekatku. Merayu dan membelaiku seperti terakhir kali kita bertemu. Kata sayang tak lepas dari bibirmu. Dan kau akan langsung mencumbu bila kuukir senyumku. “Jangan tersenyum,” katamu waktu itu. “Kalau tidak, kau akan terus kuganggu.” Tapi bagaimana aku harus menahan kebiasaanku itu bila kau terus saja melucu? Atau, kau memang sengaja melakukannya?

 
Sejujurnya, aku jatuh cinta pada tatapanmu. Menyentuh  hingga ke relung hati. Yang kau sebut sebagai kebiasaanpun terlihat istimewa di mataku. Perhatianmu sederhana, namun membuatku terpana. “Sayangi aku dengan sederhana, dan kau akan tetap jadi yang teristimewa” bisikmu di telingaku. Salahkah bila aku merasa bahagia? Meski kita mungkin tak akan pernah ada.

 
Beberapa hari ini tidak seperti biasanya, tampan. Kau tak sesantai dirimu yang dulu. Berkali-kali kau rangkai kata cinta. Berulang-ulang kau bisikkan rindu. Selalu kau tanyakan kapan kita akan bertemu. Jangan lakukan itu, tampan. Jangan menyalakan api di dalam sekam yang kita tanam. Bukankah kita sudah berjanji, untuk tak saling mengikat hati? Sudah lupakah kau, sejak pertama kali kita bertemu, kita tak akan pernah saling menunggu?

 
Tampan, carilah wanita terindahmu, seperti yang sering kukatakan padamu. Bukan karena aku tak menginginkanmu, tapi karena memang harus seperti itu. Tak lelahkah kau terus menghuni sebagian hatiku?

 
Aku menyayangimu, tampan. Sungguh! Aku benar-benar menyayangimu. Mengenalmu adalah kebahagiaan kecil yang dititipkan-Nya padaku, meski mungkin Dia tak akan pernah setuju. Kau juga tahu itu. Jadi, sekali lagi kukatakan padamu, aku menyayangimu. Tapi… aku lebih mencintai kekasihku. Kau mengerti kan maksudku?

 

 

…… dari aku, yang selalu kau panggil sayang ……

Ditulis untuk #ProyekMenulis oleh @nulisbuku dalam 30 hari menulis surat cinta

3 thoughts on “Hai Tampan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s