yang tak termaafkan

Kau bilang jalani saja
Rasakan dan nikmati semua
Bila dinding tak bercerita
Semua akan tetap sama seperti semula

Harusnya aku tak terlena
Karena Tuhan tidak buta
Meski telinga tak menangkap suara
Tapi hatiku terus bicara luka

Kepercayaan itu segalanya
Dan aku telah merusaknya
Lalu… Bagaimana harus kutatap wajahnya?
Bila pengkhianatan itu terus tertawa?

Kita adalah kesalahan tak termaafkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s